Follow by Email

Senin, 01 Oktober 2012

Main sulap kartu di pabrik, kena Razia deh….


Saya yakin di setiap perusahaan atau pabrik pasti punya peraturan yang mengatur tentang ke semua aktifitas yang ada di pabrik tersebut, tak terkecuali tentang peraturan jam istirahat. Yang namanya peraturan ya harus di ikuti dan di patuhi, walau kadang-kadang peraturan tsb hanya berlaku bagi golongan tertentu dalam hal ini tentu saja operator. Jadi ya yang patuh ya patuh yang nggak ya silahkan, terserah diri pribadi masing-masing dan tentu saja resiko ya di tanggung masing-masing individu tsb lah..
Sudah bukan rahasia lagi bahwa peraturan itu di buat untuk di langgar, saya rasa hal ini tidak bisa di pungkiri lagi, banyak  kok contohnya. Makanya hal seperti itu ya terjadi juga di pabrik saya tercinta ini. Dari pelanggaran kecil sampai yang berat sekalipun pasti pernah terjadi, bahkan saya sendiri ya pernah kena sangsi sp 3 ( sial, gw jadi keingetan lagi nih..) , untuk lebih jelas bisa di baca di postingan saya yang lalu. Sp di sini murah kok, banyak yang sering kena. Ya maklumlah namanya juga di pabrik, banyak orang tentunya permasalahannya pasti kompleks juga.
Dan yang kemaren  lagi hangat -hangatnya jadi bahan pembicaraan dan katanya sih sempet menjadi trending topic di twitter ( ceile..), tentunya kasus penertiban penjudi liar yang tertangkap tangan oleh pihak kamtib dan petugas densus 88…wah syerem ya…??? Tentu saja itu bohongan, yang sebenarnya terjadi adalah sewaktu kemaren ada sweeping  penyisiran untuk menertibkan jam istirahat, sempat ada beberapa oknum yang terjerat dan dengan sukses bisa di ringkus  oleh petugas yang berwajib, dalam hal ini tentunya dari pihak HRD, salut deh buat petugasnya. Tajem juga penciumannya, gak kalah sama team SWAT nya USA hehehehe…good job sir, I really like it..
Sebenarnya mereka di tangkap Cuma masalah kedisiplinan, yaitu melanggar aturan jam istirahat, yang seharusnya jam 12.00 wib tapi mereka sudah ada di kantin dan di gajebo pada waktu sebelum istirahat. Alesannya sih macem-macem ada yang dah kelaperan, ada yang khilaf dan banyak yang memang sudah terbiasa, jam segitu sudah standby di kantin. Rata-rata sih jam terbangnya sudah tinggi, pemain professional dalam bidang melarikan diri  hehehe..
Yang rada parah mungkin yang ada di gajebo dan tertangkap basah tengah  bermain  kartu, walaupun pada saat di interogasi oleh petugas FBI nya perusahaan dan juga telah  di dudukkan di kursi listrik ( ? ),  mereka dengan polosnya bilang bahwa mereka bukan lagi main kartu  tapi sedang mempertontonkan keahlian mereka dalam bidang sulap kartu, ceritanya sih mau nyaingin Mas Dedy Corbuzier  yang belakangan ini  lebih aktif sebagai host ketimbang  main sulap,  tentu saja pihak HRD gak percaya gitu aja. ”sekarang main kartu, main poker, besok bisa main bilyard ..lama-lama jadi Las Vegas  juga ni pabrik” ujar si petugas HRD. Dan dengan sukarela dan tanpa di paksa oleh para ortu, masing-masing  dari mereka menyerahkan ID card  dan pastinya bisa di ambil setelah melunasi  tunggakan SPP mereka, ,,eh maksudnya  setelah diproses verbal gitu hehehe…sekali lagi  good job sir..Damn, I love this..
Jujur  saya pribadi gak ambil peduli akan apa yang mereka perbuat, artinya walaupun kadang pernah terbersit dalam pikiran ..wah enak juga ya kaya’ mereka, bisa istirahat duluan , bisa makan duluan sementara yang lain mungkin tengah bersimbah peluh dan keringat  sibuk bekerja, mencari sesuap nasi dan segenggam berlian.  saya pribadi saja yang kebetulan di bagian  Qc dan tidak begitu banyak mengeluarkan tenaga untuk urusan angkat mengangkat produk yang mana  Di bidang yang saya geluti itu memang tidak terlalu banyak angkat-angkat,  kecuali pada saat sortir barang hasil produksi.  saya pun ngerasa kesal juga kalau kita dah kerja keras tapi yang lain malah enak-enakkan istirahat duluan,nah  apalagi rekan-rekan saya yang kerjanya di bagian barang yang segede bagong ,maksudnya berat gitu, di tambah lagi bau zat kimia yang menyiksa. so, bisa di bayangin wajah puas mereka ketika mendengar ada yang kena razia.
Tapi sebenarnya saya pribadi kasihan juga dan turut berbela sungkawa kepada oknum pekerja yang tertangkap, lha wong mereka temen-temen saya juga kok, kalo saya bilang sih mereka lagi kena apesnya saja, lagi kebetulan ada razia gtu. Jadi ya,,hal ini bisa terjadi kepada siapa saja..so, lebih hati-hati  brow dan pelajari lebih dalam lagi trik dan tips cara kabur yang baik …gmana caranya biar gak ketangkep sama satpol pp hahahaha….jujur saja mereka tentu  saja  salah dan tidak boleh di tiru..
Mungkin saja ada peraturan tertentu yang bisa di rubah atau di diskusikan kembali, ya contohnya saja masalah jam istirahat, mungkin menurut saya alangkah baiknya bila jam istirahat itu bisa di atur kembali karena selama ini bila semua pekerja makan berbarengan pasti terjadi antrian yang panjangnya bisa ngalahin antrian di loket tempat penjualan tiket  konsernya boyband korea yang lagi naek daun itu hehehe,, ,apa ya tidak bisa jam istirahat di buat bergantian sehingga acara makan bisa berjalan dengan lancar dan tenang, tidak kisruh kaya’ sidang dualisme PSSI.  Hal ini tentunya tidak terlepas dari kemampuan pihak kantin dalam hal melayani karyawan yang jumlahnya saya yakin lebih dari seribu orang , pastinya mereka kerepotan saat melayani kita makan bahkan gak sedikit yang bertindak anarkis dengan mendorong-dorong temen pada waktu lagi antri mau makan, saya aja sering kok ….seru soalnya….wkwkwkwk
                Yang  ingin saya sampaikan disini ya pastinya saya  yang ‘merasa’ mewakili para rekan-rekan pekerja itu ingin bekerja dalam kondisi yang nyaman dan enak, peraturan pastinya harus ada sebagai norma-norma yang wajib di patuhi oleh seluruh pekerja dan karyawan dari kelas operator sampai atasan tertinggi sekalipun, masalah adanya pekerja yang melanggar peraturan  pasti tidak bisa di hindari, kalau di kurangi jelas bisa, di hilangkan susah, butuh proses kedewasaan dari  kedua belah pihak dalam hal ini tentunya pekerja dan perusahaan agar tercipta hubungan yang harmonis  dan manis.Dan sekali lagi saya tekankan bahwa kita memang pekerja yang di haruskan bekerja secara maksimal untuk menghasilkan produk, jadi secara tidak langsung kita adalah asset terbesar yang perusahaan miliki..perusahaan  perduli dengan kami , kami pastinya juga perduli dengan hasil kerja kami, bekerjalah dengan hati … that’s  it.

Wassalam..
Peace, love and friendship
Tony sultoni                                                                                        
                  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar